URAP Bagian 6

Izinkan diriku untuk singgah sejenak sudikah kau?
Tolong pastikan aku ada di sana.
Kepada waktu, tolong hanya berhenti di sini.
Aku tak ingin tergesa tuk pergi.
Aku tak ingin segera menjemput pagi.
Utas keinginan terpintal untuk selalu ingin memilikimu.
Ini serupa ibaan yang selalu ingin kau mengerti.
Tak cukup kah seluruh abdi ku selama ini?
Haruskah ku tukar semua pundi untuk membeli,
Singgasana yang kini diduduki olehnya
Dia yang tak pernah berusaha mendapatkanmu.
Kisah ini berbeda kisah lempang, dalam sudut pandangku.
Jika dari matamu, kisah ini memang tak pernah ada.
SIAL! aku menjadi benci diriku yang sedang jatuh cinta ini
Padahal aku selalu jatuh dalam afsunmu.
Aku benci diriku yang menjadi bodoh ini,
Aku bendi diriku yang lemah.
Mungkin ini jawabnya,
Karena aku membenci diriku sendiri.

Komentar