Rap,jika
esok kamu menemukan aku yang tidak mengenalmu maafkan aku.itu aku sedang
membiasakan diri hidup tanpa bayang bayangmu,tanpa sosokmu,dan melupakanmu.kamu
perlu tau jika untuk melakukan itu aku butuh keberanian hingga aku dapat
mengambil satu langkah pasti,untuk melupakanmu.hingga aku tega menyakiti diriku
sendiri.Dulu sebelum ini semua,aku sempat yakin jika Tuhan akan menjaga
kita,jika kamulah tempatku berpulang dari sebuah kelana cinta.dulu aku begitu
yakin kamulah orang yang dikirim Tuhan untuk menjagaku.itu sebelum ku ketahui
bahagiamu bersamanya.seketika percaya itu tiada.Sejauh aku mengingat kamu
katakan masih sendiri tak ingin cinta cinta lagi,katamu kamu lelah patah hati.maka
mulai saat itu aku mulai memantaskan diri untuk menjagamu menjadi satu satunya
dalam hidupmu.janjiku,tak akan pernah mematahkan hatimu rap.ya,sepercaya itu
aku padamu.bukankah itu pondasi,saling percaya.Aku menulis ini saat aku
merindukanmu,saat aku benar benar tak tau cinta atas namamu masih membumbung
atau telah tiada,saat aku mencoba melangkah untuk lupa.ya walaupun aku tau untuk merindukanmu aku tak berhak.akupun
tau di lain tempat sana kamu sedang bertukar cerita,mengundang bahagia dengan
dia yang kau panggil (sayang) fika.seseorang yang kau lihat lebih baik dari aku.beberapa
saat setelah ku tau kabarmu bersamanya,aku tak menangis.aneh bukan? Padahal aku
sedang tidak baik baik saja.mungkin aku sudah mulai kebal didera lara.Kini aku
juga tak yakin jika aku baik baik saja.Rap,aku ingin menyampaikan sesuatu,aku
mencintaimu dan aku tak tau apa aku masih baik baik saja.selamat berbahgia rap.
Bila esok kita benar benar sudah temukan bahagia walau tak bersama,ketahuilah aku tidak pernah menyesal telah jatuh hati padamu.Bila esok mendadak kamu ingat aku,kamu tau harus kemana menemuiku.Namun aku siap menerima keputusan terbaik dan terburuk yang akan terjadi kelak.Aku siap jika kelak akan ku dapati undangan pernikahanmu dengannya di pagi hariku.
Aku,manusia yang rapuh sebab menabrak tembok pertahanan yang kubangun sendiri,karenamu.
h
Bila esok kita benar benar sudah temukan bahagia walau tak bersama,ketahuilah aku tidak pernah menyesal telah jatuh hati padamu.Bila esok mendadak kamu ingat aku,kamu tau harus kemana menemuiku.Namun aku siap menerima keputusan terbaik dan terburuk yang akan terjadi kelak.Aku siap jika kelak akan ku dapati undangan pernikahanmu dengannya di pagi hariku.
Aku,manusia yang rapuh sebab menabrak tembok pertahanan yang kubangun sendiri,karenamu.
Komentar
Posting Komentar