jika jatuh cinta adalah kepada siapa kita siap patah hati,maka jauh sebelum itu aku sudah sangat siap.nyatanya aku begitu kuat untuk bertahan di tengah ketakutan.aku selalu ingin menenangkan cemasmu,namun tak pernah kau tampakkan itu.aku dulu yang begitu yakin tentang kita,sekejap kau tampak seakan nyata,namun setelahnya kau membuatku bertanya tanya.Di sini, di sudut luka yang tak pernah ku ratapi,terselip doa doa agar kau bahagia.untukku,aku tak tau mengapa begitu mencintaimu.manusia indah dengan sepasang mata minimalis yang membuatku ingin selalu ditatap olehnya.tatapannya tatap yang jelas sukar dilupakan.selalu waktu dulu aku menatap mata itu untuk bersanding,pernah juga ku jadikan pijakan untukku memanjat pelangi.meski kadang pelangi tak selalu nampak setelah hujan,namun aku selalu yakin ia akan datang.pelangi yang tak pernah marah jika keindahannya tertutup legam badai.dari situ aku belajar merelakan.sadar karena tidak selamanya kita bersama tak peduli seberapa banyak aku mendintaimu.dan setelahnya,hanya merindu yang ada padaku.ya,meski merindukanmu lalu tidak lagi dirindukan.
pernah ku berpikir agar kau pergi.kiraku aku dapat hidup baik baik saja tanpamu.namun ternyata aku salah,aku masih saja terseok oleh rindu dan rasa yang selalu mendambakanmu.pernah berniat tuk lupakanmu,mencari kamu yang lain,mencari jiwamu yang terjebak pada sosok lelaki lain namun sejauh ini masih kamu,tak ada yang menyerupaimu.pernah merutuki kebodohan ini,menyumpah serapahimu namun itu tak bertahan lama sebab rasanya aku naif sekali.aku juga lelah menepis realita jika aku tak baik baik saja tanpamu.apa aku ditakdirkan selama aku masih bernafas selam aku akan selalu memujamu? merindukanmu tanpa berakhir temu mencintai tapi tak tanganmu tak membalas.
aku tak mau selamanya akan hidup di bawah bayang bayangmu.aku tak mau selamanya hidup dalam satu harapan untuk dapat bersamamu.aku ingin sembuh dari ini semua.
Aku kira aku benar benar telah merelakanmu,aku kira aku benar benar tak apa,aku kira semua ini akan berakhir dimakan waktu.tolonglah...
pernah ku berpikir agar kau pergi.kiraku aku dapat hidup baik baik saja tanpamu.namun ternyata aku salah,aku masih saja terseok oleh rindu dan rasa yang selalu mendambakanmu.pernah berniat tuk lupakanmu,mencari kamu yang lain,mencari jiwamu yang terjebak pada sosok lelaki lain namun sejauh ini masih kamu,tak ada yang menyerupaimu.pernah merutuki kebodohan ini,menyumpah serapahimu namun itu tak bertahan lama sebab rasanya aku naif sekali.aku juga lelah menepis realita jika aku tak baik baik saja tanpamu.apa aku ditakdirkan selama aku masih bernafas selam aku akan selalu memujamu? merindukanmu tanpa berakhir temu mencintai tapi tak tanganmu tak membalas.
aku tak mau selamanya akan hidup di bawah bayang bayangmu.aku tak mau selamanya hidup dalam satu harapan untuk dapat bersamamu.aku ingin sembuh dari ini semua.
Aku kira aku benar benar telah merelakanmu,aku kira aku benar benar tak apa,aku kira semua ini akan berakhir dimakan waktu.tolonglah...
Komentar
Posting Komentar